Tag: Jogja

Menikmati Sunset di Candi Ratu Boko Jogja (2019)

Candi Ratu Boko

Salah satu destinasi wajib yang dikunjungi saat berlibur ke Yogyakarta adalah Situs Candi Ratu Boko. Bangunan yang menjadi bukti peninggalan kejayaan sejarah negeri pada masa lampau ini masih menyisakan kemegahannya. Tempat yang disebut pula sebagai Keraton Ratu Boko merupakan perpaduan dari dua fungsi, antara candi dan istana. Untuk lebih jelasnya, yuk perhatikan fakta-fakta unik dan informatif berikut tentang Ratu Boko.

Lokasi dan Rute Menuju Ratu Boko

Pertama-tama, tentunya kamu harus tahu terlebih dahulu tentang lokasi kompleks Ratu Boko. Tepatnya, situs ini berada diantara dua dusun, yaitu Samberwatu (Desa Sambirejo) dan dusun Dawung (Desa Bokoharjo) Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Untuk mencapai kawasan wisata sejarah ini, kamu cukup melewati jalan poros Jogja-Solo menuju ke arah Candi Prambanan. Tepat sebelum Prambanan, belok kananlah di pertigaan. Tidak jauh dari ruas jalan tersebut, kamu akan tiba di Ratu Boko. Cukup ikuti 

Awal Mula Sebagai Vihara

kompleks candi ratu boko
Photo by @ards04_ via Instagram

Sebelum bisa diakses oleh masyarakat umum seperti sekarang, Ratu Boko dulunya belum terjamah secara bebas. Pada masa Hindia Belanda, penelitian yang dilakukan oleh FDX Bosch menemukan reruntuhan Ratu Boko. Dari Prasasti Abhayagiri di puing reruntuhan ini, terkuak kalau kompleks ini awalnya merupakan wihara untuk pendeta Buddha yang bernama Abhayagiri. Prasasti dengan tulisan angka 792 M tersebut menerangkan kalau Rakai Panangkaran yang mengundurkan diri dari Raja Mataram membutuhkan ketenangan dan tibalah di area ini.

Baca Juga : Candi Ijo, Pesona Sunset Candi Tertinggi di Jogja

Beralih Fungsi Menjadi Istana 

Setelah menjadi vihara Buddha, perkembangan kompleks Ratu Boko beralih menjadi keraton. Situs ini kemudian difungsikan sebagai istana bagi Rakai Walaing Pu Khumbayoni pada tahun 856 M. Sebagai raja Hindu, arsitektur bangunan kemudian diberikan sentuhan agama Hindu tanpa menghilangkan ornamen Buddha sebelumnya secara total. Sejumlah unsur Hindu pada bagian bangunan di antaranya ialah lingga dan yoni, arca Ganesha, serta lempengan emas bertuliskan “Om Rudra ya namah swaha”. Tulisan tersebut merupakan bentuk pemujaan terhadap Dewa Rudra atau Dewa Siwa. Hingga kini, pengunjung masih tetap bisa menyaksikan keindahan toleransi antar umat beragama yang telah ditumbuhkan sejak dulu itu.

Bagian Gerbang Ratu Boko

Photo by LUKAS FITRIA ADI SETIAWAN on Unsplash

Selanjutnya, kita akan memulai penjelajahan virtual di kawasan Ratu Boko. Pengunjung akan memasuki situs ini dari arah barat. Tak jauh dari loket karcis, kamu akan menemukan gerbang masuk kawasan yang berada di tempat yang relatif lebih tinggi. Gerbang untuk masuk terbagi menjadi dua, yaitu gerbang luar dan gerbang dalam atau gerbang utama. Sekitar 15 meter dari gerbang luar, terdapat gerbang utama. Dimana terdiri dari Gerbang utama berupa 5 gapura paduraksa sebaris sejajar dengan gerbang luar yang terpisah jarak sekitar 15 meter saja. Terdapat tangga yang masih awet menghubungkan antara kedua gerbang tersebut. Setelah melewati gerbang ini, kamu pun akan mendapati beragam bangunan di kompleks Ratu Boko.

Candi Pembakaran dan Candi Batu Putih

Jaraknya sekitar 45 meter dari gapura utama, terdapat candi yang berbahan batu putih. Makanya, candi tersebut dinamakan Candi Batu Putih. Selanjutnya, pengunjung juga akan menemukan Candi Pembakaran atau Pembokoran yang merupakan candi berbentuk bujur sangkar. Terdapat pula dua teras pada candi dengan luas 26 meter persegi. Nah, kenapa dinamakan sebagai Candi Pembakaran? Ternyata, candi ini dulunya memang digunakan sebagai lokasi pembakaran jenazah. Tidak heran, ya. 

Sumur Misterius, Amerta Mantana

Lanjutkan perjalanan ke arah tenggara dari Candi Pembakaran, maka kamu akan menemukan sumur misterius. Sumur Amerta Mantana atau air suci yang diberikan mantra ini kerap menjadi spot yang wajib dikunjungi di Ratu Boko. Bahkan, air dari sumur penuh misteri ini masih tetap sering dipakai oleh masyarakat setempat. Konon, air sumur suci tersebut dapat memberikan keberuntungan bagi pemakainya. Disarankan pula kalau berkunjung pada saat hari raya Nyepi. Sebagai pemeluk agama Hindu, meskipun tidak menjalankan ritual Hindu Bali, penduduk di sekitar candi memanfaatkan air suci tersebut untuk ritual Tawur Agung yang dihelat sehari sebelum hari Nyepi. Pemanfaatan air dilakukan sebagai simbol untuk memurnikan kembali diri sendiri serta mengembalikan harmoni di bumi dan seisinya. Jadi, sebaiknya datanglah pada hari menjelang Nyepi untuk menyaksikan prosesi upacara Keenan bersama keluarga, ya.

Pemandian Berupa Kompleks Kolam dan Kaputren 

Selain sumur, terdapat pula kompleks kolam di Situs Ratu Boko yang terbagi menjadi bagian, yaitu bagian utara dan bagian selatan. Kedua bagian tersebut dipisahkan oleh dinding penyekat dan terhubung oleh sebuah pintu. 

Kolam di bagian utara memiliki  5 kolam besar dan 2 kolam kecil, sedangkan kompleks di bagian selatan memiliki 14 kolam besar berbentuk bulat, 13 kolam kecil berbentuk bulat dan 1 kolam berbentuk kotak. Selain kolam tersebut, ada pula Kaputren yang menjadi kolam pemandian dengan kedalaman 2 meter dan luas 8 meter x 31 meter. Kaputren diyakini merupakan tempat mandi bagi sang raja dan istrinya. Merupakan salah satu spot unik, menyempatkan curi kesempatan untuk berfoto di sini adalah ide seru yang sebaiknya dilakukan secara bareng-bareng.

Ruang Tunggu Raja di Paseban

Masih ada spot yang tidak boleh dilalui begitu saja saat berada di Ratu Boko, yaitu Paseban. Di sini, para tamu raja akan menunggu sebelum bisa menghadap raju. Area ini berjarak 45 di sebelah selatan dari gapura gerbang. Adapun material paseban memiliki tinggi sekitar 1,5 m x 7 m x 38 m. Berkunjung di area ini, kamu bisa berkhayal seolah merupakan tamu raja pada masa lalu.

Goa Lanang dan Goa Wadon

Terakhir, pengunjung sebaiknya menuntaskan perjalanan hingga ke bagian goa. Terdapat dua gua di Ratu Boko, yakni Goa Lanang dan Goa Wadon. Goa Lanang terletak di timur laut paseban berupa lorong persegi, sedangkan Goa Wadon berlokasi di sebelah tenggara paseban dengan jarak sekitar 20 meter. Saat memasuki gua, pengunjung akan menemukan relung yang menyerupai bilik. 

Pemandangan Senja Romantis di Ratu Boko

senja di candi ratu boko
Photo by @almashaf via Instagram

Tak hanya menjelajahi nilai sejarah di situs ini, kamu akan menikmati pemandangan yang begitu menawannya. Sangat disarankan untuk datang pada sore hari agar bisa menyaksikan momen paling ditunggu-tunggu. Betul, matahari senja seperti yang menjadi favorit anak indie masa kini. Pasti deh, dijamin akan takjub dengan siluet Ratu Boko yang berpadu dengan pancaran sinar orange dari sunset. Biasanya pengunjung mengambil foto di gerbang utama sehingga hasilnya tampil lebih memikat. Jadi, jangan lupa untuk membawa kamera kalau berkunjung ke sini, ya. Pastikan juga langit sedang cerah-cerahnya, sehingga kabut dan awan tidak menutupi kawasan Ratu Boko. 

Itulah sejumlah hal yang harus kamu tahu sebelum menginjakkan kaki ke Istana Ratu Boko. Untuk masuk ke dalam kompleks ini, pengunjung hanya dibebankan biaya senilai Rp40.000 bagi orang dewasa dan Rp20.000 bagi anak-anak.

Dapatkan info wisata menarik lain hanya di blog tripcetera, selain info wisata, tripcetera juga menyedikan paket wisata murah dan promo hotel murah hanya untuk kamu.

featured image credit : Gunkarta [CC BY-SA 3.0 (http://creativecommons.org/licenses/by-sa/3.0/)]

Pantai Glagah, Nikmati Pesona Pemecah Ombak Terindah di Jogja

Pantai Glagah Yogyakarta

Bagian selatan Jogjakarta menawarkan deretan pantai-pantai eksotis yang wajib dikunjungi. Keindahan pantai tersebut menyempurnakan status istimewa yang disandang daerah ini. Parangtritis merupakan pantai paling populer di Jogja, tapi terdapat pantai lainnya yang tak boleh kamu lewatkan. Berkunjung ke Pantai Glagah, misalnya, akan memberikan pengalaman liburan seru karena keunikannya.

eksotisme pantai glagah
Photo by @ulfidwiwulandari via Instagram

Pantai Glagah tepatnya berlokasi di Kabupaten Kulonprogo. Untuk menuju ke sini, pengunjung cukup menempuh perjalanan berjarak sekitar 40 kilometer ke arah barat dari pusat kota Jogja selama 1 jam. Saat tiba di pantai, kamu akan langsung terpesona dengan keindahan pantai ini dan beragam aktivitas seru yang bisa kamu lakukan.

Wisata di Pantai Glagah Yogyakarta

1. Bermain Air di Laguna Mempesona

Hal pertama yang pasti kamu lakukan saat berlibur ke pantai adalah bermain air. Beruntunglah kalau kamu ke Pantai Glagah karena adanya fenomena alam yang tidak selalu dijumpai di pantai-pantai lainnya. Pantai ini memiliki laguna berupa telaga yang terbentuk karena terjebaknya ombak laut di daratan dengan cekungan cukup dalam.

Baca Juga : 12 Tempat Wisata Istimewa di Jogja yang Wajib di Kunjungi

Laguna di Pantai Glagah kerap menjadi lokasi bermain air bagi anak-anak untuk mandi atau bermain air. Karena berada terpisah dari pantai, maka kamu tidak perlu was-was dengan ganasnya ombak. Sejumlah pengunjung juga kerap menyewa sampan atau kano untuk menjelajahi kawasan laguna. Jangan lupa, pemandangan di sekitar laguna Pantai Glagah tak kalah mempesona dengan perkebunan hijau.

2. Foto Instagramable di Spot Pemecah Ombak

pantai glagah yogyakarta
Photo by @viviirosiaan via Instagram

Untuk menghalau ombak yang cukup besar, kawasan Pantai Glagah dilengkapi dengan tetrapod. Merupakan beton berkaki empat, tetrapod berperan penting untuk memecah ombak supaya tidak membahayakan pengunjung pantai. Karena itu, banyak pengunjung yang menjadikan spot instagramble ini untuk berfoto-foto ria.

keindahan pantai glagah yogyakarta
Photo by @afifahnrfr via Instagram

Di tengah-tengah jajaran tetrapod, terdapat jalan setapak panjang yang terbuat dari beton dan mengarah ke laut. Kamu bisa berjalan-jalan dari sini menuju dermaga untuk memancing. Hempasan angin sepoi-sepoi dan suara debur ombak akan menjadi terapi alami untuk menenangkan diri.

3. Memancing Ikan Laut

matahari tenggelam di pantai glagah
Photo by @hermawan_saputra62 via Instagram

Kalau kamu gemar memancing ikan, maka kamu tidak akan salah pilih kalau menjadikan Pantai Glagah sebagai destinasi liburan. Kamu bisa melakukan aktivitas ini dari tetrapod ataupun dermaga. Lempar kail pancing ke dalam air laut dan tunggu sampai alat pancing bergerak karena ikan termakan umpan. Sejumlah spesies ikan kerap didapatkan dari Pantai Glagah, seperti  Talang, Pethek (Mlawis), Caru (baby GT), Surung, Garon, dan Layur.

4. Susur Pantai dengan ATV

Bosan atau tidak suka memancing? Tidak usah khawatir, kamu bisa menelusuri pantai dengan menyewa ATV atau motocross. Pengalaman ini pasti lebih seru karena akan memberikan tantangan tersendiri dalam melawan pasir yang bertumpuk. Jangan lupa oleskan sunscreen atau sunblock untuk menangkal terik matahari, ya.

5. Menikmati Senja

menikmati senja di pantai glagah yogyakarta
Photo by @rizqifahru via Instagram

Jelang matahari terbenam merupakan waktu terbaik untuk berkunjung ke Pantai Glagah. Soalnya kawasan Pantai Glagah disebut-sebut sebagai spot menyaksikan sunset terbaik di Jogja. Pengunjung dapat menikmati keindahan matahari jingga menuju peraduannya dari kawasan tetrapod ataupun laguna. Cahaya yang terpancar hingga ke tepi pantai menjadikan sunset terlihat lebih eksotis. Pastikan cuaca cerah saat berkunjung sehingga kamu bisa mendapatkan momen senja terbaik.

menikmati sunset di pantai glagah dengan kekasih

6. Menikmati makanan laut khas

menikmati makanan laut khas pantai glagah yogyakarta
Photo by @agniailmi via Instagram

Hidangan laut memang merupakan kuliner wajib dicicipi saat berkunjung ke kawasan pantai. Tak terkecuali di Pantai Glagah, terdapat beragam pilihan menu seafood yang dapat kamu nikmati. Salah satu rekomendasi warung seafood di sekitar Pantai Glagah adalah warung Yu Sum. Warung sederhana di sepanjang pantai juga dapat menjadi alternatif jika sekadar ingin makan camilan khas setempat.

7. Wisata Sejarah di Stupa Cagar Budaya

Saat berada di kawasan pantai, kamu dapat menyaksikan situs bersejarah yang menjadi cagar budaya. Situs berupa batu bernama Stupa Glagah tersebut merupakan saksi bisu terbentuknya Desa Glagah. Stupa tersebut dipercayai merupakan peninggalan dari abad ke-6 Masehi. Tak hanya stupa, terdapat pula peninggalan lain berupa gong dan batu berbentuk lingga dan yoni. Lingga dan yoni merupakan simbol kesuburan dan berbentuk alat kelamin pria dan wanita.

8. Panen Buah Naga di Agrowisata Kusumo Wanadri

Panorama di Pantai Glagah semakin indah dengan adanya perkebunan buah naga di Agrowisata Kusumo Wanadri. Budidaya buah naga ini awalnya merupakan semak belukar kemudian dijadikan kawasan agrowisata sejak 2003 silam. Jadi, jangan sampai lewatkan kesempatan untuk memetik buah naga secara langsung di kawasan ini, ya. Sebagai wahana edukasi, perkebunan ini menyediakan guide yang akan menjelaskan informasi singkat tentang buah eksotis ini. Kalau ingin membawa pulang, buah naga di agrowisata ini dapat dibeli dengan harga relatif terjangkau.

9. Membeli Oleh-Oleh

Jangan pulang dengan tangan kosong, ya. Pantai Glagah terlalu indah untuk ditinggalkan begitu saja. Jadi, kamu tidak boleh melewatkan untuk membeli suvenir dari berbagai toko oleh-oleh. Cenderamata yang bisa kamu dapatkan di kawasan Pantai Glagah yaitu produk kerajinan tangan, topi, dan selendang. Buah setempat juga tak kalah menarik untuk menjadi oleh-oleh, seperti buah naga, semangka, dan durian saat musim panennya tiba.

Terbukti, kan? Pantai Glagah selalu menawarkan aktivitas menarik untuk dilakukan saat liburan. Apalagi budget yang kamu siapkan juga sangat minim, cukup membayar tiket masuk seharga Rp4.000 perorang. Untuk menikmati berbagai wahana, pengunjung juga hanya cukup merogoh kocek dari Rp5.000 hingga Rp20.000. Jadi, tunggu apa lagi? Segera pesan tiket pesawat murah ke Jogja dengan Tripcetera dan bikin momen liburan jadi lebih menyenangkan.

Bingung mau menginap di mana? Tripcetera juga memberikan servis terbaik untuk booking hotel murah di yogyakarta di sekitar berbagai destinasi wisata.

Pantai Ngobaran, Menikmati Eksotisme Pulau Bali di Selatan Jogja

Pantai Ngobaran

Pantai-pantai di Gunung Kidul, Jogja memang selalu menarik animo wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Garis pantainya yang panjang menjadikan kabupaten ini dilimpahi berbagai pantai eksotik. Di antara pantai yang harus dikunjungi saat berlibur di daerah istimewa ini adalah Pantai Ngobaran.

Untuk menuju Pantai Ngobaran, rutenya relatif mudah dijangkau sehingga tidak perlu membutuhkan energi ekstra. Perjalanan dimulai dari pusat kota Yogyakarta dengan jarak sekitar 65 kilometer. Rute terbaik yang bisa kamu lewati adalah Jogja – Piyungan – Pathuk – sambipitu – gading – Playen – Paliyan – Trowono – Kanigoro – Pantai Ngrenehan. Saat tiba di kawasan pantai, percayalah kalau kamu akan seolah berada di Pulau Dewata, Bali.

Aktifitas Menarik di Pantai Ngobaran Jogja

1. Merayakan Keberagaman Agama dan Kepercayaan

pantai ngobaran jogja
Photo by @ani_rahayu68 via Instagram

Suasana mencolok dari pantai ini adalah beragamnya tempat ibadah yang saling berdekatan. Mulai dari pura untuk penganut Kejawan, pura bagi umat Hindu, masjid bagi umat Islam, hingga tempat sembahyang penghayat Kejawen.

Pertama, tempat ibadah semacam pura dilengkapi dengan patung dewa berwarna putih yang didirikan untuk mengenang keturunan Raja Majapahit, Brawijaya V. Bangunan tersebut menjadi tempat peribadatan Kejawan yang berasal dari nama salah seorang putra Brawijaya V, Bondhan Kejawan. Selanjutnya, pura bagi penganut Hindu juga berada di lokasi yang tak jauh. Upacara keagamaan kerap dilakukan di pura ini.

Tak hanya itu, masyarakat setempat ataupun pengunjung yang beragama Islam dapat beribadah di masjid berukuran sekitar 3×4 meter. Masjid ini cukup sederhana dengan lantai pasir. Jadi kesannya seolah menyatu dengan Pantai Ngobaran. Selain itu, ada pula Joglo yang digunakan bagi penghayat kepercayaan Kejawen. Meski beragam kepercayaan, tapi suasana tetap adem dan hidup berdampingan. Potret semboyan Bhinneka Tungga Ika, ya, berbeda-beda tapi tetap satu jua!

2. Menyaksikan Upacara Religi

Upacara keagamaan di pantai ngobarna jogja
Photo by @jenarambar via Instagram

Terdapat waktu-waktu spesial bagi kamu yang ingin menyaksikan upacara religi masyarakat setempat. Untuk melihat upacara Galungan, kamu sebaiknya berkunjung pada saat bulan purnama. Selain itu, kamu bisa datang saat menjelang Hari Raya Nyepi untuk menyaksikan ritual Melasti atau Labuan Suci. Sementara upacara sembahyang penganut aliran Kejawan kerap dilakukan pada hari Selasa dan Jumat. Tapi ingat ya, saat berkunjung tetap menghormati kepercayaan dan menjaga ketenangan selama ibadah berlangsung.

3. Bermain Air

Rasanya tidak akan memuaskan kalau ke pantai, tapi tidak bisa bermain air, kan? Di Pantai Ngobaran, kamu tidak perlu cemas. Pantai ini relatif aman untuk menjadi destinasi wisatawan untuk berenang. Ombaknya tidak begitu membahayakan dan hamparan pasir putihnya akan siap memanjakan matamu selama berlibur. Stres akan jauh-jauh dari pikiran kalau sudah merasakan kesegaran air di pantai pasir putih ini. Selain itu, kamu pun bisa melanjutkan main-main air di pantai-pantai yang berdekatan dengan Ngobaran, seperti Pantai Nguyahan. Seru, kan?

4. Menikmati Keanekaragaman Biota Laut Eksotis

keragaman biota laut di pantai ngobaran bali
Photo by @cind.ta via Instagram

Selain keanekaragaman kepercayaan, Pantai Ngobaran tidak akan kalah unik lagi dengan keberagaman biota lautnya. Makhluk laut di kawasan ini pun sangat eksotik, lho. Bahkan kamu bisa melihat hamparan alga atau rumput laut berwarna hijau dan cokelat saat air sedang surut. Tak hanya itu, fauna lautnya pun berlimah dan kerap tampak di balik karang indahnya. Di antaranya adalah landak laut, bintang laut, dan kerang-kerangan.

5. Berburu Pemandangan Sunset

sunset di pantai ngobaran
Photo by @suryojdb via Instagram

Matahari senja di Pantai Ngobaran tidak akan mengecewakan. Jadi, jangan sampai lewatkan kesempatan berburu indahnya pemandangan sunset di pantai ini, ya. Saat matahari mulai terbenam, langit jingga akan membuat suasana liburan makin berkesan. Suasana eksotis dan romantis semakin tercipta dengan pesona batu-batu karang yang menghiasi pantai. Makanya banyak pengunjung lainnya yang memang sengaja menjelajahi pantai ini saat hari mulai petang, deh.

pantai ngobaran yogyakarta
Photo by @shofiaazzhr via Instagram

6. Menikmati Santapan Landak Laut

Hidangan laut di pantai pasti terasa lebih enak daripada di tempat lainnya. Soalnya rasanya masih segar karena masih fresh from the ocean. Nah, kamu pun bisa merasakan kenikmatan seafood saat liburan di Pantai Ngobaran. Menu andalan di destinasi wisata bahari ini adalah landak laut. Biasanya landak laut dihilangkan durinya hingan cara dikepras hingga rata. Kemudian, dipecah dengan menggunakan sabit dan dagingnaya dicongkel. Sajian landak laut kemudian diolah dengan resep khusus berupa bumbu berbahan garang dan cabe. Saat sudah digoreng, hidangan pun siap disantap dengan nikmat.

 Landak laut goreng memang menjadi hidangan umum bagi penduduk setempat. Makanya, pengunjung tidak akan asing kalau melihat warga sedang berburu landak laut pada sore hari. Mereka kemudian menggunakan hasil tangkapannya untuk dikonsumsi pribadi ataupun dijual. Dagingnya yang kental dan lezat menjadikan wisata kuliner di sini tak kalah juaranya.

7. Selfie di Spot Instagenik

selfie di spot instagenik pantai ngobaran
Photo by @sabrinna.p via Instagram

Pantai di Gunung Kidul kebanyakan dikeliling tebing, tak terkecuali di Pantai Ngobaran. Deburan ombaknya yang menghantam tebing di pinggir pantai menjadikan destinasi ini sebagai tujuan favorit bagi wisatawan. Buat pencinta fotografi atau sekadar berfoto-foto untuk kebutuhan media sosial, tebing tersebut menjadi spot instagenik yang tidak boleh diabaikan. Biasanya wisatawan naik ke puncak tebing untuk mendapatkan hasil foto dengan pemandangan paling menarik. Asal hati-hati selama melakukan penanjakan tebing, ya!

foto di pantai ngobaran jogja
Photo by @fatihhammam via Instagram

Pasti kamu tertarik untuk berkunjung ke Pantai Ngobaran, kan? Tidak usah menunggu lama juga karena kamu cukup memesan tiket pesawat murah terlebih dahulu ke Jogjakarta. dan pesan hotel terbaik di tripcetera untuk akomodasi anda.

Tebing Breksi Jogja, Tempat Terbaik Berburu Foto Instagramable

Tebing Breksi

Percaya deh kalau kamu tidak akan kehabisan ide selama liburan ke Jogja? Setelah puas mengikuti rangkaian tur wisata budaya di Keraton Yogyakarta atau wisata sejarah dan religi di Candi Prambanan, coba juga untuk menjelajahi destinasi wisata alamnya. Di antara jajaran tempat wisata terpopuler di Jogja adalah Tebing Breksi.

Tebing ini merupakan batuan kapur yang berasal dari endapan dan hasil erupsi berupa abu vulkanik Gunung Nglanggeran di Gunung Kidul. Gunung tersebut adalah gunung api yang menciptakan bukit dengan ketinggian 30 meter. Keunikan Tebing Breksi karena memiliki kesamaan dengan bebatuan di daerah Pantai Parangtritis hingga Wonogiri. 

Tebing Breksi Jogja

tebing breksi jogja
Credit Image : @dhian_hardjodisastro on Instagram

Sebelum menjadi tempat hits wisatawan yang berkunjung ke Jogja, Tebing Breksi sebenarnya dijadikan sebagai tambang batuan kapur. Setelah terbengkalai begitu saja, penduduk dan pemerintah setempat menyulap kawasan ini menjadi destinasi wisata. Resminya, Sri Sultan Hamengkubuwono X mengusung Tebing Breksi sebagai objek wisata andalan Sleman. 

Akses menuju Tebing Breksi tergolong mudah. Lokasinya berada di Dukuh Groyokan, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman. Letaknya tak begitu jauh dari Candi Prambanan, Candi Ratu Boko, dan Candi Ijo. Jadi, kamu bisa sekaligus berwisata ke destinasi menarik tersebut. Kalau kamu memulai perjalanan dari pusat kota Yogyakarta, pengunjung bisa melalui Jalan Solo (Jl. Adi Sucipto) – Kalasan – Terminal Prambanan (Belok Kanan) – Ratu Boko. Setelah itu, arahkan kendaraan untuk belok kiri dan mendaki tanjakan terjal hingga tiba di Tebing Breksi. 

tebing breksi
Credit Image : @arif_josselalu on Instagram

Untuk menikmati pesona pariwisatanya, pengunjung pun tidak perlu merogoh kantong begitu dalam. Wisatawan hanya diminta untuk membayar tiket masuk secara sukarela. Selain itu, harga parkirnya juga normal sehingga sangat terjangkau. Cukup membayar Rp2,000 untuk kendaraan roda dua, Rp5.000 untuk mobil, dan Rp15.000 untuk bus. Murah, kan? Nah, kalau sudah masuk ke kawasan Tebing Breksi, berikut ini adalah aktivitas recommended yang dilakukan untuk seru-seruan.

Spot Foto Instagramable

spot instagramable tebing breksi
Photo by @hendralesmanasiregar via Instagram

Pemandangan alam di Tebing Breksi menjadikannya sebagai spot foto yang ideal untuk konten Instagram ataupun media sosial lainnya. Jadi, sangat direkomendasikan untuk menyiapkan memori penyimpanan dan hp atau kamera untuk memuaskan hasrat berfoto ria. 

Tebing breksi jogja
Photo by @inisilviahz via Instagram

Pemandangan berupa guratan tebing akan menjadi latar khas yang sulit ditemukan di tempat lainnya. Latar paling favorit bagi wisatawan adalah titik berupa ukiran wayang yang sangat detail di salah satu sudut tebing. Tak hanya itu, terdapat pula ukiran naga yang menunjukkan wujud keberagaman di Indonesia. Spot-spot instagenik lain di Tebing Breksi terletak di tangga dan properti burung hantu berbagai ukuran. Tema latar romantis tersebut sangat cocok untuk berfoto bersama pasangan atau kekasih. Makanya, tak sedikit pula yang sengaja menjadikan Tebing Breksi sebagai lokasi foto pre-wedding.

Jeep Wisata Tebing Breksi

Bagi yang senang dengan petualangan seru, sebaiknya tidak boleh melewatkan kesempatan naik jeep wisata dan mengikuti tur Shiva Plateau. Pastikan untuk menyediakan waktu lebih supaya bisa lebih leluasa menyesuaikan dengan waktu tur khusus ini. Sejumlah rute bisa dipilih, mulai dari rute pendek, menengah, hingga panjang. Tur tersebut akan membawamu berkeliling sekitar kawasan tebing ke sejumlah tempat wisata terdekat. Di antaranya adalah Candi Barong, Bukit Teletubbies, Watu Payung, dan Kompleks Rumah Dome. Kamu pun bisa request ke supir jeep kalau ingin berkunjung ke destinasi wisata sekitar lainnya.

Pagelaran Seni di Amphiteater Terbuka

Altar Tebing Breksi
Altar Tebing Breksi. Sumber : Youtube

Tak jauh dari kawasan tebing, terdapat altar atau tlatar yang sekilas mirip dengan panggung drama di Roma. Altar berbentuk lingkaran tersebut menjadi amphiteater terbuka dengan diameter sebanyak 15 meter. Tempat duduk di amphiteater ini dapat diisi pengunjung saat ingin menonton pertunjukan seni budaya. Memang sejak awal, tebing ini dirancang sebagai salah satu ruang publik untuk penampilan kebudayaan. Mulai dari pertunjukan seni tradisional hingga konser musik modern kerap menghiasi Tebing Breksi. Jadi, kamu sebaiknya mengecek jadwal pertunjukan yang akan ditampilkan sebelum berkunjung ke sini, ya.

Kuliner di Sekitar Tebing Breksi

Pasti sangat rugi kalau berkunjung ke tempat wisata tanpa mengecap rasa kuliner khasnya. Aktivitas yang menyenangkan dan mengenyangkan bagi perut tersebut pun bisa dilakukan saat berada di Tebing Breksi. Jadi, pengunjung tidak perlu khawatir jika ingin menyantap makanan. Pusat kuliner terdapat di salah satu sudut Tebing Breksi. Di antara menu kuliner yang harus dicoba adalah Ingkung Ayam. Bakal ketagihan banget, deh!

Matahari Terbenam

Matahari terbenam di tebing breksi
Photo by @iqbal.gibran via Instagram

Lokasi Tebing Breksi yang berada di ketinggian menjadikannya begitu ideal bagi pencinta sunset. Pengunjung bisa menyaksikan matahari terbenam yang menghilang di ufuk barat. Tidak perlu kesal karena ada objek yang menghalangi, Tebing Breksi sudah cukup tinggi untuk menikmati senja tanpa gangguan. Saat matahari telah terbenam, kamu pun akan tersihir dengan pemandangan cahaya lampu pemukiman yang kontras dengan kegelapan langit malam. 

Tebing Breksi
Photo by @nendi.n via Instagram

Jadi tunggu apa lagi untuk berkunjung ke Tebing Breksi? Buruan pesan tiket pesawat murah ke Jogja dengan mengakses laman Tripcetera. Kamu tidak mau ketinggalan promo tiket pesawat sekarang, kan? Setelah mendapatkan tiket pesawatnya, kamu bisa juga booking penginapan atau Hotel Murah di Yogyakarta yang dekat dengan Tebing Breksi. Tenang, Tripcetera juga memiliki fitur pencarian hotel terbaik, kok. Jadi tidak ada celah lagi untuk ribet dalam menikmati liburan seru, ya.

Kalibiru Jogja, Wisata Rumah Pohon Paling Hits Kulonprogo

Kalibiru Jogja

Siapa yang tidak setuju kalau Jogja memang merupakan destinasi wisata istimewa? Kota ini punya segudang tempat wisata menarik untuk ditelusuri bersama keluarga ataupun teman-teman. Suasananya yang menenangkan dan jauh dari hiruk pikuk perkotaan pada umumnya menjadikan Jogja sebagai pilihan tepat untuk berlama-lama. 

Ingin bersantai di pantai? Senang menjelajahi peninggalan budaya dan apresiasi seni? Mau menyantap kuliner khas yang lezat? Atau nongkrong di cafe instagramable dan kekinian? Semua aktivitas seru itu bisa kamu lakukan dengan berkunjung ke Jogja. Tak ketinggalan, salah satu tempat wisata menarik yang populer di kalangan traveler yaitu wisata alam Kalibiru jogja.

Wisata Kalibiru Yogyakarta

kalibiru jogja
Photo by @nblhknt via Instagram

Kalibiru terletak tak begitu jauh dari pusat kota Jogja. Kenapa Kalibiru jogja sangat digemari oleh wisatawan saat berkunjung ke Kota Pelajar? Berikut adalah sejumlah hal yang menjadikan tempat ini sangat hits di Jogja.

Pemandangan Alam Kalibiru Jogja yang Menakjubkan

wisata kalibiru jogja
Photo by @dinisetiahati via Instagram

Kawasan yang dulunya dikelola oleh pemerintah ini telah diambil alih pengelolaannya oleh warga setempat. Setelah pemindahalihan, penduduk lokal menjadikan Kalibiru Jogja semakin memikat. Apalagi, Kalibiru memang memiliki potensi pariwisata luar biasa dengan pemandangan alam yang mengagumkan. Hal tersebut dikarenakan panorama Perbukitan Menoreh dan Waduk Sermo yang tampak memikat terlihat jelas dari sini. Pengunjung akan merasa kesegaran dan ketenangan yang nyata oleh pepohonan hijau. Rimbunnya pepohonan menjadikan udara juga terasa sejuk sehingga mampu membuat kamu rileks selama berkunjung ke sini. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pada pagi atau sore hari supaya terik matahari tidak begitu menyengat, ya.

Spot Foto Keren di Ketinggian Kalibiru Jogja

pemandangan kalibiru kulonprogo
Photo by @haikaltryas via Instagram

Kalibiru memiliki beragam spot foto keren. Yang harus kamu coba adalah berfoto di papan pijakan yang terletak di atas pohon. Latar spot foto keren tersebut adalah langit biru, pepohonan hijau, dan waduk yang tenang. Keindahan spot foto dari ketinggian inilah yang menjadi daya pikat utama di Kalibiru. 

Baca Juga : 12 Tempat Wisata Istimewa di Jogja yang Wajib di Kunjungi

Siapkan diri untuk antre di sini, ya. Soalnya setiap pengunjung Kalibiru pasti tidak akan melewatkan spot unik tersebut. Belum lengkap rasanya ke Kalibiru kalau tidak selfie atau berfoto di situ. Selain beberapa spot foto di ketinggian pohon di kawasan Kalibiru, masih ada sejumlah spot foto menarik lainnya, ya. Jadi jangan takut untuk menjelajah area sekitar dan ciptakan momen kenangan tersendiri.

Menikmati Pemandangan dari Atas Rumah Pohon

rumah pohon kalibiru
Photo by @muhammad.dangga via Instagram

Spot foto berupa rumah pohon atau gardu pandang tidak hanya menarik sebagai tempat untuk bernarsis ria, ya. Soalnya tempat tersebut adalah tempat terbaik untuk menikmati pemandangan di Kalibiru Jogja. Dengan menaiki rumah pohon, pengunjung akan menyaksikan panorama indah Bukit Menoreh dan Waduk Sermo secara lebih leluasa. Tidak akan mengecewakan, deh!

Relaksasi dengan Udara Sejuk

menikmati keindahan wisata kalibiru jogja
Photo by @aunimasturah via Instagram

Penat dengan aktivitas pekerjaan yang menuntut secara rutin? Ayo ke Kalibiru untuk relaksasi dengan udara sejuknya. Hembusan angin yang menyelinap dari pohon ke pohon yang rimbun di kawasan ini akan membuat pengunjung merasa damai. Kamu pun bisa bersantai dan lupa sejenak dengan suntuknya pikiran. Bisa-bisa kamu sulit pulang karena terlalu betah dengan sejuknya kawasan ini, ya.

Bermain Outbond Seru

Photo by @cullank via Instagram

Ingin pengalaman yang lebih seru? Kalibiru memiliki wahana yang siap menantang adrenalinmu. Pengunjung bisa menjajal sejumlah wahana outbond yang menegangkan. Mulai dari aktivitas memanjat batu, meniti jaring-jaring, hingga berjalan di atas tali tambang. Flying fox pun tersedia yang akan membawamu terbang dengan tali pengaman. Kalau kamu juga tertarik, ada wahana gantole dan naik sepeda di atas tali, lho. Asyik, kan?

Jalur Trekking Menantang

rute menuji kalibiru jogja
Photo by @izemiyang via Instagram

Bagi yang suka berjalan-jalan, pengunjung pun bisa melakukan trekking di Kalibiru. Kawasan ini menawarkan beragam pilihan jalur dengan rute dan panjang jalur yang bisa kamu sesuaikan dengan selera, ya. Kalau ingin trekking singkat, kamu bisa memilih rute dekat dengan jarak sejauh 2- 3 kilometer. Kalau senang dengan trekking yang cukup jauh, pilih deh rute yang lebih panjang dengan jarak 4-5 kilometer dan bisa menikmati area Kalibiru Jogja dengan lebih lama.

Menyaksikan Senja yang Menggoda

sunset di kalibiru jogja
Photo by @yosinoviandari via Instagram

Pencinta sunset pasti akan senang kalau berkunjung ke Kalibiru pada jelang matahari terbenam. Sebaiknya datang pada pukul 15.00 supaya bisa berjalan-jalan, berfoto narsis, dan duduk santai. Jelang matahari terbenam, kamu bisa berburu pemandangan sunset di sejumlah gardu pandang. Pemandangan senja yang menggoda di Kalibiru pastinya tidak akan mengecewakan deh.

Menginap di pondok yang unik

Setelah menghabiskan sore di Kalibiru, kamu masih ingin berlama-lama, jangan khawatir, ya. Soalnya pihak pengelola menyediakan pondok sewaan di sini. Harganya pun sangat terjangkau dengan harga sewa sekitar Rp250.000/malam. Terdapat enam pondok di kawasan ini yang bisa dihuni 10 orang sekaligus. Pastikan untuk membawa tikar atau alas tidur dari rumah karena pondoknya tidak menyediakan kasur, ya.

sepeda angin wisata kalibiru jogja
Photo by @ajengmstikap_ via Instagram

Jarak antara pusat Jogja ke Kalibiru tidak begitu jauh, hanya sekitar 40 kilometer. Untuk menuju ke sini, kamu cukup mengarahkan perjalanan ke Kota Wates melalui Jalan Wates atau Jalan Godean. Tiba di Kota Wates, kamu tinggal mengikuti jalan menuju Waduk Sermo. Papan penunjuk arah tersedia di sisi jalan, jadi tidak perlu khawatir bakal tersesat, ya. 

Kamu pun bisa memilih antara menggunakan kendaraan umum atau kendaraan pribadi. Tapi, sebaiknya bawa kendaraan sendiri karena kendaraan umum menuju Kalibiru Jogja cukup rumit. Harus gonta-ganti angkutan umum hingga beberapa kali untuk sampai di destinasi wisata ini.

Sudah siap menghabiskan waktu liburan di Kalibiru Jogja? Budget yang harus disiapkan tidak begitu banyak, kok. Kamu cukup membayar Rp5.000 untuk tiket masuk. Murah, kan? Untuk kamu yang dari luar jogja, kamu bisa pesan tiket pesawat murah dan booking hotel di jogja lewat situs tripcetera untuk menemani wisata di jogja.

Menikmati Kopi Klotok Jogja dan Kulinernya yang Istimewa

Kopi Klotok Jogja

Kopi Klotok Jogja – Sulit ada yang menandingi kekayaan Jogja sebagai destinasi wisata favorit di Jawa, bahkan di Indonesia. Hampir semua yang diinginkan pastilah tersedia di sini. Wisata pantai, bukit, budaya, sejarah, hingga shopping tersedia di kota istimewa ini. Tak ketinggalan, kuliner Jogja selalu menggoda untuk dilahap langsung dari tempatnya.

Selain gudeg, masih ada lagi kuliner khas yang patut dicoba saat berada di Jogja. Kuliner berupa minuman spesial tersebut adalah kopi klotok. Kamu bisa menikmati minuman tersebut di Warung Kopi Klotok, Pakem, Sleman. Apa saja keistimewaan Warung Kopi Klotok di sini? 

Keistimewaan Kopi Klotok Jogja

1. Selalu Ramai Pengunjung

pisang goreng kopi klotok jogja
Photo by @eatandjournal on instagram

Warung Kopi Klotok telah dibuka sejak tahun 2015 dan langsung tenar di kalangan para traveler maupun penduduk setempat. Meskipun masih tergolong baru, warung ini tak pernah sepi dari pengunjung. Saking begitu ramainya, area parkir Warung Kopi Klotok kerap tak bisa menampung kendaraan pengunjung. Jadi pastikan untuk datang lebih awal supaya tidak kehabisan tempat, ya.

2. Keunikan Desain Bangunan Warung

Photo by @mwild18 on instagram

Berada di warung sederhana ini, pengunjung akan seolah masuk ke dalam mesin waktu dengan santapan masakan buatan nenek di kampung halaman. Masakan rumahan tersebut disajikan dengan nuansa makan ala piknik. Pasti kebayang betapa serunya, kan?

Nah, Warung Kopi Klotok terbagi atas tiga bagian, yaitu bagian halaman depan, bagian rumah, dan bagian serambi belakang. Setiap bagian pun memiliki karakteristik desainnya masing-masing. Kalau memilih untuk menyantap makanan di bagian depan, pengunjung akan duduk lesehan di tengah alam. Pemandangannya sangat mempesona karena tepat berhadapan dengan areal persawahan hijau. Makan pun jadi makin terasa lahap dengan panorama yang begitu menenangkan.

Sementara itu, bagian rumah berupa rumah adat Joglo khas Jogja. Tak hanya tampak dari desain eksterior, aksesoris interior rumah pun dilengkapi dengan pernak-pernik yang kental khas Jawa. Meja dan kursi kayu di sebagian serambi pun selalu menjadi magnet tersendiri bagi pengunjung warung. Kelebihan duduk di kursi serambi, lagi-lagi, karena bisa menikmati sajian sekaligus pemandangan sawah. Pengalaman yang benar-benar sulit ditemukan di tengah hutan beton perkotaan, deh.

3. Kenikmatan Kopi Klotok dan Gorengan Khas

Kopi klotok dan gorengan
Photo by @renibean on Instagram

Sangat rugi kalau berkunjung ke sini tanpa menikmati sajian kopi spesialnya. Apalagi kalau kamu adalah penggemar berat minuman dengan sensasi pahit-pahit asam ini. Nama menu kopi khasnya adalah kopi klotok. Nama tersebut punya cerita unik di baliknya. Ternyata, penamaan kopi klotok karena kopi dimasak dengan air mendidih di dalam panci hingga terdengar bunyi klotok-klotok. Ada-ada saja, ya…

Tapi kalau kamu tidak begitu suka dengan kopi, tidak usah kecewa terlalu dalam. Soalnya warung ini juga sangat terkenal dengan aneka hidangan gorengannya, seperti jadah goreng dan pisang goreng. Jadah merupakan sajian yang terbuat dari beras ketan dan direbus dengan santan. Perpaduan bahan tersebut kemudian digoreng hingga menghasilkan rasa gurih. Kalau pisang gorengnya, dijamin pasti bakal suka deh. Menu ini terkenal begitu laris, sampai ada batasan maksimal hanya boleh membeli 2 porsi saja. Jadi kamu tidak akan kehabisan stok pisang goreng kalau berkunjung ke warung ini.

4. Kelezatan Kuliner Khas Jogja

Bagi pecinta masakan khas Jogja, berkunjung ke Warung Kopi Klotok bukanlah pilihan yang salah. Soalnya, warung ini tidak hanya menyediakan kopi. Bahkan, menu paling andalan di warung ini adalah sego jangan atau nasi sayur. Nuansa kampung akan semakin terasa dengan makanan khas rumahan ini. Terdapat beragam jenis sayur yang bisa dipesan, seperti  lodeh kluwih, lodeh terong, lodeh tempe lombok ijo, sayur asem, dan sop ala ndeso. Lauknya pun tak kalah lengkap, di antaranya pindang goreng, telur dadar, tempe garit, dan sambal dadak. Bumbunya sangat khas dengan masakan Jogja yang memiliki cita rasa manis dan gurih.

Selain sego jangan, warung ini juga menyajikan sego megono. Sajian tersebut berupa nasi yang dicampur dengan sambal dari kelapa dan rebusan sayur. Oh ya, keaslian resep masakan Jawa juga patut diacungi jempol. Juru masak warung ini adalah wanita be4usia 60 tahun dan sudah berpengalaman meracik kuliner Jawa. Tak hanya itu, peralatan masaknya pun masih mempertahankan tungku kayu bakar. Jadi, sudah tahu ke mana harus melangkahkan kaki untuk mengisi perut di Jogja? 

4. Harga Terjangkau dengan Pengalaman Seru

harga kopi klotok jogja
Photo by @mytravel on Instagram

Menu makanan yang disajikan tak hanya akan menyenangkan isi perut. Harga terjangkau dari sajian di warung ini juga pastinya menyenangkan bagi isi dompet. Makan nasi dan sayur bisa sepuasnya, jadi pengunjung bebas untuk menambah porsi berkali-kali dengan cukup membayar Rp11.000 saja. Sementara itu, lauknya akan dihitung berbeda. Sembari menyantap hidangan, alunan musik keroncong akan semakin melengkapi pengalaman khas Jawa dari tempat makan ini.

5. Dekat dengan Destinasi Wisata Menarik

Warung Kopi Klotok Pakem berlokasi di Jalan Kaliurang Km 16, Pakembinangun, Pakem, Sleman. Saat kamu berkunjung ke destinasi-destinasi wisata menarik di Jogja, pastikan untuk mampir ke sini. Sejumlah tempat wisata yang relatif dekat dengan warung ini adalah Tlogo Putri, Museum Ullen Sentalu, dan Museum Gunung Merapi.

6. Pilihan Favorit Para Artis

nidji di kopi klotok jogja
Photo by kopiklotok on Instagram

Bukan hanya kalangan wisatawan umum saja yang senang dengan warung ini. Saking populernya, sejumlah tokoh penting dan artis ibukota pun kerap menikmati menu di Warung Kopi Klotok. Bukti kedatangan para public figure tersebut terlihat dari pajangan pigura yang memuat nama orang terkenal yang sempat berkunjung. Di antaranya adalah Eross Candra, Yusuf Mansyur, dan Emha Ainun Najib.

7. Lokasi Warung Kopi Klotok

Makin penasaran untuk berkunjung ke Warung Kopi Klotok Pakem? Kamu bisa memulai perjalanan dari Tugu Jogja kemudian ke utara menyusuri Jalan AM Sangaji. Arahkan kendaraan lurus ke Jalan Monjali, lalu belok kanan ke timur dan menyusuri Ringroad Utara. Selanjutnya, kamu harus belok kiri ke arah utara dan menyusuri Jalan Kaliurang. Saat tiba di Jalan Kaliurang km 16, kamu akan menemukan plakat petunjuk arah ke Warung Kopi Klotok di sebelah kanan. Setelah belok kanan di titik tersebut, kamu akan segera tiba di kedai dengan kesan ala kampung halaman. Pemandangan Gunung Merapi bahkan terlihat jelas melengkapi persawahan.

Untuk menempuh perjalanan ke Warung Kopi Pakem, sebaiknya menggunakan kendaraan pribadi supaya lebih memudahkan mobilisasi.

masih ingin menikmati wisata keindahan jogja lagi? kunjungi Tripcetera dan dapatkan Promo Hotel Murah di Jogja dan puluhan paket wisata menarik lain

16 Pantai di Jogja yang Lagi Hits dengan Pemandangan Terbaik

Pantai di Jogja

Siapa yang tidak senang dengan bermain air di pantai? Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki ribuan pantai dari Sabang sampai Merauke. Yang sudah terkenal hingga ke mancanegara sejak lama adalah Bali. Tapi, coba deh berkunjung ke Jogja. Tak kalah indah dari pantai-pantai Pulau Dewata, kamu pasti akan takjub dengan eksotisme pantai di daerah istimewa ini. Apa saja rekomendasi pantai di Jogja yang harus dikunjungi? Tenang, berikut Tim Tripcetera merangkum spesial untuk memperkaya referensi liburanmu.

Pantai Terbaik di Jogja

1. Pantai Parangtritis

senja pantai parangtritis
Credit Image : @taufiqurhman_ on Instagram

Alamat: Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Yogyakarta

Tidak akan lengkap rasanya berkunjung ke Jogja, tetapi tidak main ke Pantai Parangtritis. Pantai ini bahkan disebut-sebut sebagai Kuta di Jogja karena kesamaan karakteristiknya. Pantai berpasir hitam dengan ombak tinggi ini memang paling diminati wisatawan. Datang saat sore hari akan memberikan pengalaman spesial karena momen matahari terbenam dari spot terbaik Parangtritis. Untuk mengisi liburan di Parangtritis, kamu pun bisa main layang-layang, naik delman, atau menyewa ATV. Seru deh pastinya.

2. Pantai Baron

pantai baron gunung kidul

Alamat: Rejosari, Kemadang, Kec. Tanjungsari, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta

Pantai unik ini akan membuat kamu terpesona dengan keajaibannya. Soalnya, Pantai Baron diapit oleh dua bukit besar dan menjadi pertemuan antara air tawar dari sungai dan air asin dari laut. Perpaduan warna di titik pertemuan kedua jenis air tersebut tampak begitu menawan.

Meskipun tidak bisa berenang karena ombaknya yang berbahaya, kamu masih bisa seru-seruan dengan cara lain, ya. Mulai dari berjalan-jalan di tepi pantai, menyusuri gua, mendaki bukit, dan menjelajahi mercusuar di kawasan Pantai Baron. Sebelum pulang, kamu wajib mencicipi kelezatan hidangan laut yang ditangkap langsung oleh nelayan setempat, ya.

3. Pantai Timang

Pantai timang yogyakarta
Photo by @septiana.tw via Instagram

Alamat:Jl. Pantai Sel. Jawa, Pantai, Purwodadi, Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Ingin ke pantai dengan sensasi yang menantang adrenalin? Nah, Pantai Timang adalah tempatnya. Pantai indah nan eksotis ini akan menawarkan pengalaman uji adrenalin dengan naik gantole yang menghubungkan antara tebing pesisir pantai dan pulau karang. Gantole tersebut dibuat menggunakan bahan tradisional sederhana dengan bermodalkan kayu dan bambu serta titian berbahan tali plastik. Meski harus deg-degan, pengunjung biasanya tampak puas dengan pengalaman yang memperlihatkan pesona lebih dari Pantai Timang.

4. Pantai Wediombo

Alamat: Desa Jepitu, Girisubo, Gunungkidul, Yogyakarta

Banyak wisatawan yang memilih berlibur ke Pantai Wediombo dengan mendirikan tenda untuk berkemah. Tidak mengherankan sih karena pantai ini berbentuk teluk dengan dinding perbukitan yang menjadi rumah bagi subur dan hijaunya pepohonan.

Bukit itu pun menjadi surga bagi turis yang gemar dengan aktivitas hiking. Suasana menenangkan khas pinggir laut tentunya akan membuat kamu betah untuk berlama-lama di sini, ya.

5. Pantai Glagah

Alamat: Desa Glagah, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta

Pantai ini mulai hits di Instagram beberapa waktu terakhir. Terdapat tumpukan batu sebagai pemecah ombak di ujung dermaga menjadi spot instagramable bagi pengunjung pantai. Tak hanya mengandalkan spot tersebut, pantai di Jogja ini juga memiliki daya tarik lain berupa laguna dengan perairan tenang. Jadi, tak sedikit dari turis menyewa perahu atau bebek air untuk menjelajahi kawasan tersebut dan menikmati pemandangan menawannya.

6. Pantai Kesirat

Pantai Kesirat Jogja
Photo by @kefass_ via Instagram

Alamat: Karang, Girikarto, Panggang, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta

Pantai Kesirat terkenal dengan tebingnya yang berwarna hijau dengan kejernihan air laut berwarna biru. Perpaduan keindahan dua spot tersebut semakin melengkapi pesona pantai berombak eksotis ini.

Pantai kesirat jogja
Photo by @putribudhi via Instagram

Selain itu, terdapat satu pohon abadi bernama Pohon Gebangkoro di pantai ini. Pohon tersebut kerap dijadikan latar foto bagi wisatawan. Oh ya, daerah ini juga memiliki hasil laut yang kaya sehingga menjadi lokasi pemancingan bagi nelayan setempat. Kalau kamu ingin gabung, siapkan alat pancing sendiri, ya.

7. Pantai Sundak

pantai di jogja, pantai sundak gunung kidul

Alamat: Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta

Keindahan pantai di Jogja ini terpancar sempurna dengan hamparan pasir putih yang terus-menerus dijilati deburan ombak. Kamu pun bisa seru-seruan bermain air dengan berenang di tepi pantai atau sekadar menikmati keindahan alami dari surga tropis ini. Terdapat dua bukit karang besar yang mengapit kedua sisi pantai sehingga terlihat semakin mempesona. Kalau sudah puas seru-seruan di pantai, kamu harus kunjungi warung sekitar pantai yang menyajikan kuliner khas lezat.

8. Pantai Jogan

Pantai jogan
Photo by @nikofreisya via Instagram

Alamat: Dusun Duwet, Purwodadi, Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta

Tak jauh dari Pantai Timang, lanjutkan perjalananmu ke pantai ini, ya. Lokasinya yang berdekatan menjadikan pantai ini juga menjadi destinasi yang harus dikunjungi di Jogja. Apalagi, kamu pasti akan terpukau dengan keunikan pantai yang memiliki air terjun. Ya, ada air terjun yang langsung mengalir ke laut. Saat musim hujan, debit air terjun yang berasal dari sungai dengan mata air dari karst Gunung Kidul ini lebih besar. Kamu pun bisa menikmati keindahan Pantai Jogan dari atas tebing yang membatasi kawasan daratan dan lautan.

Baca Juga : 11 Tempat Wisata Gunung Kidul Terbaik (Wajib di Kunjungi)

9. Pantai Drini

Alamat: Desa Banjarejo, Kecamatan Tanjungsari, Gunungkidul, Yogyakarta

Kalau Parangtritis dianggap sebagai Kuta ala Jogja, maka kamu akan membayangkan Tanah Lot saat berada di Pantai Drini. Kemiripan kedua pantai tersebut karena memiliki karang besar di tengah laut. Hanya saja, Pantai Drini tidak memiliki pura.

Tapi keindahan perahu nelayan di tepi pantai berpasir coklat dan dikelilingi tebing besar ini tak kalah menakjubkan. Kamu bisa seru-seruan bermain di bibir pantai yang bersih ataupun menikmati segarnya kelapa muda yang banyak dijajakan di warung dekat pantai.

10. Pantai Nglambor

Pantai nglambor yogyakarta
Photo by @anitaretno via Instagram

Alamat: Purwodadi, Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta

Bagi pencinta snorkeling, Pantai Nglambor memanggilmu. Pantai di Jogja ini memang memiliki air laut yang jernih sehingga akan memuaskan hasrat saat melakukan aktivitas snorkeling. Pengunjung akan dengan mudah menyaksikan karang, rumput laut, ikan beraneka warna, dan berbagai biota laut lainnya dari permukaan laut.

Keindahan itu pun dilengkapi dengan arus ombak yang cukup bersahabat. Saking terkenalnya sebagai spot snorkeling terbaik di Jogja, pantai ini tak hanya dikunjungi wisatawan domestik. Wisatawan mancanegara, seperti turis Belanda, Perancis, dan Singapura pun terpikat dengan pesona Pantai Nglambor.

11. Pantai Krakal

Alamat: Ngestirejo, Kec. Tanjungsari, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta

Pantai-pantai di Jogja memang kebanyakan diapit oleh dua batu karang, termasuk Pantai Krakal. Kelebihan pantai ini karena merupakan tempat surfing paling digemari bagi kalangan peselancar. Bukan tanpa alasan, pantai ini memiliki ombak reef break yang cukup menantang adrenalin. Hempasan ombak tersebut bermuara ke karang-karang sehingga tampak begitu menarik. Lelah berselancar, kamu pun bisa beristirahat di antara jejeran gazebo di atas karang, deh.

12. Pantai Ngobaran

Alamat: Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta

Pengalaman berkunjung ke Pantai Ngobaran akan terasa begitu religius dan kental dengan nuansa budaya. Soalnya pantai ini memiliki candi sebagai tempat bersembahyang. Meski demikian, kerukunan antarumat beragama tetap terjalin dengan baik. Terdapat musala kecil bagi pengunjung yang beragama Islam. Jadi, kamu bisa seru-seruan di pantai, tapi tetap ingat Tuhan.

13. Pantai Nguluran

pantai nguluran
Photo by @stqomariyah_ via Instagram

Alamat: Bolang, Girikarto, Panggang, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta

Pantai di Jogja ini juga memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun internasional. Panorama pantai yang mempesona dapat disaksikan dari jembatan kaca yang tepat berada di atas air laut. Spot instagramable ini begitu hits bagi generasi milenial untuk kebutuhan konten media sosial.

Keindahan tebing dan ombak Laut Selatan pun terlihat jelas dari atas jembatan. Kalau ingin merasakan rileks dan menghilangkan rasa penat, berkunjung ke Pantai Nguluran tentulah pilihan tepat.

Pantai nguluran yogyakarta
Photo by @rizamaulana20 via Instagram

14. Pantai Indrayanti

Alamat: Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Kalau suka dengan pantai yang telah mendapatkan sentuhan fasilitas modern, Pantai Indrayanti merupakan destinasi bahari yang wajib dikunjungi. Wisatawan akan dimanjakan dengan penginapan eksklusif, tempat makan yang menghadap ke bibir pantai, dan penyewaan jet ski.

Supaya tidak terkena terik matahari, kamu juga bisa bersantai di atas pasir putih dengan menyewa payung dan tikar. Ingin menikmati panorama pantai dari atas bukit karang? Ikuti saja rute dengan menggunakan tangga yang disediakan, maka kamu akan terhipnotis dengan eksotisme pantai ini.

15. Pantai Siung

Pantai Siung merupakan pantai dengan tebing yang memiliki beragam ketinggian dan tingkat kesulitan. Karena itulah, pantai ini populer di kalangan pemanjat tebing. Bahkan, kompetisi panjat tebing hingga level internasional pernah diselenggarakan di Pantai Siung, lho. Saat tiba di puncak tebing, mata akan memandang lanskap yang sungguh menawan.

Tapi tidak usah khawatir kalau kamu tidak mahir memanjat tebing, ya. Pantai ini juga bisa dinikmati dari bibir pantai. Berkemah di camping ground dan menyaksikan bintang di langit malam adalah aktivitas yang tak kalah menarik.

16. Pantai Ngrenehan

pantai ngrenehan
Photo by @meitannissa via Instagram

Deretan perahu nelayan yang berjejer di tepi pantai akan menjadi pemandangan pertama saat berkunjung ke pantai di Jogja ini. Memang, masyarakat setempat sebagian besar merupakan nelayan. Dari pantai ini, kamu dapat menyaksikan aktivitas nelayan mencari ikan. Setelah itu, kamu bisa berkunjung ke Tempat Pelelangan Ikan dan membeli dengan harga murah untuk dibakar di pantai ini.

Suara ombak yang berkejaran pun akan menemani liburanmu di Pantai Ngrenehan. Pemandangan yang begitu menawan dari pantai pasir putih ini akan menjadikan liburan di Jogja sangat berkesan. Pasti bakal susah move on, deh!

pantai ngrenehan jogja
Photo by @rizamaulana20 via Instagram

Berminat untuk menjelajahi pantai-pantai eksotis di Jogja? Jangan lupa atur rencana perjalananmu sebaik mungkin, ya. Kalau ingin menghemat pengeluaran, kamu bisa pesan tiket pesawat lewat Tripcetera dengan harga relatif lebih murah. Kamu juga bisa booking hotel murah di jogja. Jadi, tunggu apa lagi?

25 Oleh-oleh Khas Jogja yang Wajib Anda Beli

Oleh-oleh Khas Yogyakarta

Yogjakarta selalu meninggalkan kenangan bagi pelancongnya. Bagaimana tidak? Pengunjung akan merasakan pengalaman tak terlupakan dengan berkeliling destinasi wisata. Mulai dari Keraton, Taman Sari, Candi Prambanan, hingga Parangtritis.

Namun, Jogja tidak cuma menawarkan tempat-tempat wisata menarik bagi wisatawan. Kota istimewa ini juga memiliki berbagai oleh-oleh yang tidak boleh kamu lewatkan usai jalan-jalan. Jadi, jangan lupa untuk membeli oleh-oleh khas jogja berikut untuk orang terdekatmu, ya.

1. Gudeg kalengan

Gudeg kalengan Jogja
Photo by gudegbucitro on Instagram

Rasanya tidak akan lengkap kalau berkunjung ke Jogja tapi tidak menyantap kuliner khasnya. Betul, gudeg dan Jogja memang dua hal yang sulit untuk dipisahkan. Kamu bisa menemukan warung nasi gudeg di berbagai sudut kota ini.

Olahan nangka muda berwarna cokelat tua dan dimasak dengan santan serta disajikan dengan sambal goreng krecek ini mudah ditemukan. Beberapa warung pun telah berusia hampir satu abad dan diwariskan lintas generasi.

Nah, selain makan di tempat, kamu juga bisa menjadikan gudeg sebagai oleh-oleh khas jogja dalam bentuk kaleng. Jadi jangan cuma nikmati sendirian, berbagilah kenikmatan gudeg dengan keluarga atau teman-teman. Kalau beli gudeg kalengan, kamu bisa menyimpannya setahun tanpa kehilangan cita rasa terbaiknya.

2. Bakpia Pathok

Bakpia Pathok Jogja
Photo by @bakpiakencana via Instagram

Selain gudeg, bakpia pathok juga merupakan identitas kuliner asli Jogja. Bakpia pathok merupakan kue basah berbentuk bulat kecil dengan bagian dalam yang diisi dengan kacang hijau.

Tapi, saat ini isian kacang hijau mulai banyak diganti dengan varian rasa lainnya untuk mengikuti tren. Menemukan bakpia pathok di Jogja juga kayak jamur di musim hujan.

Sangat banyak toko oleh-oleh Jogja yang menawarkan jajanan ini dengan berbagai merk, seperti Bakpia Pathok 25, Raminten dan Kurnia Sari. Jadi, sempatkan untuk beli oleh-oleh khas jogja ini sebelum pulang sesuai budget dan selera, ya.

3. Bakpia Kukus Tugu Jogja

Bakpia kukus jogja
Photo by @bakpiakukuscolombo via Instagram

Bakpia hits ala Jogja ini tak boleh kamu lewatkan setelah puas jalan-jalan. Berbeda dengan bakpia pathok, bakpia kukus bertekstur lembut luar dan dalam.

Selain itu, bakpia kukus Tugu Jogja juga memiliki beragam varian rasa, mulai dari kacang hijau, kacang merah, keju, dan cokelat. Satu kotak berisikan 10 bakpia dengan harga terjangkau, mulai dari Rp25.000 hingga Rp30.000.

Berminat untuk membeli bakpia kukus? Kamu bisa datang langsung ke tokonya di Jalan Kaliurang KM 5, Nomor 10 A yang buka mulai pukul 06.00 hingga 22.00.

4. Salak Pondoh

Salak pondoh oleh oleh khas jogja
Gambar oleh Mufid Majnun dari Pixabay

Salak pondoh juga menjadi oleh-oleh khas dari Jogja, lho. Wilayah lereng Gunung Merapi di Sleman merupakan penghasil salak pondoh yang populer di kalangan wisatawan.

Selain berkunjung ke kawasan agrowisata salak pondoh, kamu juga bisa memborong buahnya. Jadi kamu bisa memetik buah dari pohonnya untuk dimakan langsung ataupun dijadikan oleh-oleh. Dijamin pasti bakalan ketagihan deh dengan rasa salak pondoh yang terasa legit di Sleman.

5. Coklat Monggo

coklat monggo oleh oleh khas jogja
photo by kulinermulu.id on Instagram

Kalau kamu pencinta cokelat, jangan sampai melewatkan Coklat Monggo sebagai oleh-oleh Jogja. Olahan ini diproduksi oleh sekelompok warga lokal dan ekspatriat asal Belgia, lho. Telah memproduksi cokelat sejak 2005, Coklat Monggo menjadi salah satu cokelat batangan paling berkualitas di Indonesia.

Varian rasanya pun bermacam-macam, mulai dari stroberi, karamel, susu, durian, hingga mangga. Produksi yang berpusat di pabrik daerah Kotagede, Cokelat Monggo ini sangat direkomendasikan untuk kamu bawa pulang, ya.

6. Geplak

geplak oleh oleh khas jogja
Photo by kedaiboksi on Instagram

Jajanan khas Jogja ini juga sangat mudah ditemukan di berbagai sudut Jogja. Berbahan dasar kelapa, gula, dan pewarna makanan, geplak akan membuat penikmatnya ketagihan setelah sekali gigit.

Oleh-oleh khas jogja yang legendaris ini pun telah berevolusi dengan memiliki berbagai macam varian, di antaranya nangka, durian, cokelat, dan vanila. Jadi, buat pencinta makanan manis-manis, jangan sampai melewatkan geplak untuk dibawa pulang dari Jogja, ya.

7. Jogja Scrummy

oleh oleh khas jogja

Kue artis memang tersebar di berbagai kota-kota besar di Indonesia. Tak terkecuali di Jogja, giliran Dude Herlino yang mempopulerkan Jogja Scrummy. Kue kekinian ini memadukan antara brownis kukus dan puff pastry.

Pilihan rasanya pun beragam, seperti taro, cokelat, keju, srikaya, mangga, karamel, dan kue kacang wortel. Terbayang seperti apa kelezatannya? Kamu bisa berkunjung ke salah satu dari empat cabang Jogja Scrummy di Jogja, di antaranya Jalan Brigjen Katamso Nomor 198, ya. Tidak usah khawatir soal harganya, terjangkau kok dengan merogoh kocek senilai Rp45.000-an.

8. Kaos Dagadu

Kaos dagadu oleh oleh khas jogja
Photo by @dagadudjokdja via Instagram

Kalau Bali punya Kaos Joger, Jogja juga punya Kaos Dagadu. Dagadu memang merupakan brand kaos dan souvenir yang identik dengan Jogja. Hati-hati dengan barang imitasi, ya. Sebaiknya kamu membeli langsung dari tokonya di Yogyatourium yang beralamat di Jl. Gedongkuning Sel. No.128. Kalau membeli kaos dagadu, kamu pun tidak perlu was-was cepat kedaluwarsa seperti kalau membeli makanan sebagai oleh-oleh Jogja. Bakal bisa dipakai untuk waktu yang lama dengan kualitas terjaminnya, deh.

9. Kerajinan Tangan Jogja

Kalau kamu berkunjung ke Jalan Malioboro, tidak perlu heran kalau melihat beragam penjual souvenir khas Jogja, ya. Di sepanjang jalan, kamu akan menemukan beragam jenis barang, hidangan, dan kerajinan unik untuk wisatawan. Salah satu yang paling populer adalah kerajinan tangan berbahan dasar kayu, seperti miniatur mobil, perahu, alat musik, hingga gantungan kunci. Pernak-pernik tersebut bisa menjadi alternatif oleh-oleh khas Jogja untuk keluarga ataupun teman-teman terdekat.

10. Kerajinan Perak

Selain kerajinan tangan yang terbuat dari kayu, Jogja juga menawarkan kerajinan berbahan dasar perak. Bahkan, kerajinan perak khas Jogja telah terkenal hingga ke dunia internasional, lho. Kalau ingin mencari kerajinan perak berkualitas dunia, langsung datang ke sentra pengrajin perak di Kotagede, ya. Jaraknya hanya 5 kilometer dari pusat kota dan kamu bisa bebas memilih kreasi perhiasan ataupun souvenir berbahan perak.

Sudah tahu oleh-oleh yang ingin dibeli kalau liburan ke Jogja? Nah, buruan makanya rancang agenda liburanmu ke pusat Kesultanan Mataram Islam ini. Jangan lupa untuk membeli tiket pesawat murah ke Jogja via Tripcetera dan dapatkan berbagai keuntungannya. Salah satunya adalah kemudahan pembayaran melalui sistem Go-Pay atau transfer bank.

Kalau mau mencari hotel di Jogja, pastikan memesan di Tripcetera untuk mendapatkan tawaran dan pilihan terbaik, ya.

Taman Sari Jogja, Menelusuri Jejak Permaisuri di Masa Lalu

Taman Sari Jogja

Ingin pengalaman yang seru saat berwisata di Jogja? Jangan cemas karena kota istimewa ini menyimpan  berbagai destinasi wisata yang memiliki daya pikat tersendiri. Di antara tempat wisata yang wajib masuk dalam itinerary adalah Taman Sari Jogja. 

Apa yang spesial dari Taman Sari hingga menjadi spot petualangan recommended? Ternyata, kawasan ini merupakan lokasi permaisuri dan putri kerajaan untuk membasuh dirinya pada masa lampau. Kendati pun tak lagi difungsikan sebagai kolam pemandian, tapi jejak peninggalan tersebut masih tampak hingga saat ini. Hal itulah yang menjadikannya sebagai magnet bagi wisatawan untuk datang berkunjung ke Taman Sari. 

Bukan hanya wisatawan lokal saja, pelancong dari luar negeri pun takjub dengan keistimewaan Taman Sari. Pesona kawasan ini juga menonjolkan gaya arsitektur khas zaman kerajaan kuno yang tetap dipertahankan sampai sekarang. Kawasan ini memang sempat mengalami restorasi dan pemugaran setelah terjadinya gempa atau bencana alam lain. Namun, sejumlah bagian bernilai historis tinggi di Taman Sari masih tak berubah, yaitu kolam pemandian, kanal air, jembatan gantung, dan lorong bawah tanah.

Wisata Taman Sari Yogyakarta

taman sari yogyakarta
Credit Image : @theaimlessalbatross on instagram

Saat masuk lewat pintu utama, pengunjung akan memasuki area kolam pemandian Taman Sari. Terdapat tiga area kolam, yaitu Umbul Kawitan (kolam untuk putri Raja), Umbul Pamuncar (kolam untuk para selir), dan Umbul Panguras (kolam untuk Raja). Hingga saat ini, kolam tersebut tetap berisikan air jernih kebiruan yang tampak padu padan dengan tembok krem yang mengelilinya. Di sekitar kolam juga tersedia ruang ganti pakaian dan menara tiga lantai untuk menyaksikan pemandangan sekeliling. 

wisata jogja - Taman Sari Yogyakarta
Dokumentasi Pribadi

Di masa lalu, area kolam tersebut hanya bisa diakses oleh raja dan keluarga intinya. Tapi sekarang wisatawan sudah bisa bebas berlalu lalang selama membayar karcis masuk. Bahkan, tak jarang pula kalau Taman Sari dijadikan sebagai lokasi foto prewedding. 

Lorong Bawah Tanah

taman sari jogja lorong bawah tanah
Photo by @number5_mm on Instagram

Puas menikmati eksotisme keindahan kolam pemandian Taman Sari, wisatawan bisa melanjutkan penelusuran ke Sumur Gumuling dan Gedung Kenongo. Nah, perjalanan ke spot tersebut merupakan hal spesial lainnya. Karena kamu akan melewati lorong bawah tanah. Di sisi lorong, biasanya rombongan seniman menunjukkan kelihaiannya memainkan alat musik, seperti biola dan bass. Terdapat pula anak tangga di dalam lorong bawah tanah. Pokoknya kawasan ini juga sering menjadi spot foto untuk konten media sosial. 

Sumur Gumuling

sumur gumuling taman sari jogja
Credit image : @marcus_on_site on Instagram

Tiba di ujung lorong, pengunjung akan menemukan Sumur Gumuling yang dikelilingi oleh lima tangga. Area ini ternyata dulunya dimanfaatkan sebagai masjid bawah tanah. Sisi religiusnya terlihat dari lima tangga yang menyimbolkan jumlah rukun Islam. Uniknya, pertemuan kelima tangga di atas sumur difungsikan sebagai tempat imam untuk memimpin salat. Tanpa memerlukan menara, suara imam terdengar jelas karena lokasinya yang berada di bawah tanah dan menimbulkan gema. 

Selain itu, keunikan area masjid juga berasal dari material bangunan. Tembok masjid bawah tanah ternyata terbuat dari batu bata yang direkatkan dengan menggunakan bahan alami, yaitu putih telur. Bahan alami tersebut ternyata menjadikan bangunan masih tetap lestari hingga kini. 

taman sari yogyakarta
Photo by arief santoso on Unsplash

Selanjutnya, wisatawan bisa menelusuri jalur ke Gedung Kenongo. Bangunan tersebut merupakan lokasi bersantap raja bersama keluarga. Sayangnya, gedung tersebut hanya menyisakan puing reruntuhan yang eksotik. Namun berada di daratan yang lebih tinggi dibandingkan spot lainnya, pengunjung bisa menyaksikan pemandangan indah Kota Jogja. Tentu saja,waktu terbaik untuk menjelajahi area ini adalah pada sore hari agar bisa menyaksikan matahari terbenam. 

Jalur Bawah Tanah Tembus Ke Pantai Selatan

Pesona Taman Sari tidak berhenti pada bangunan yang dapat dijelajahi saja. Ternyata, kawasan ini menyimpan sisi mistis. Konon katanya lorong bawah tanah di area Taman Sari bisa tembus ke Pantai Selatan. Pada masa lampau, lorong tersebut sengaja dilalui untuk menghindari perang atau serangan musuh. Akan tetapi, lorong tersebut tidak bisa dilalui lagi karena telah berpagar besi yang rapat. Jalur tersebut hanya menyisakan teka-teki mengenai sisi mistis Taman Sari yang terhubung ke Pantai Selatan.

Terlepas dari sisi misterius tersebut, Taman Sari tetaplah destinasi wisata yang wajib dikunjungi saat mengisi liburan di Yogyakarta. Destinasi yang berada tak jauh dari Keraton Yogyakarta ini terletak di kompleks Njeron Beteng. Lokasinya tersembunyi di balik pemukiman warga sehingga kerap membuat wisatawan kesulitan dalam mencarinya. Tapi, kalau kamu dari pusat wisata di Jogja, Malioboro, kamu bisa menjangkaunya dengan jalan kaki ataupun naik becak.

Terdapat dua rute alternatif menuju ke Taman Sari. Pertama, lewati Pasar dan Plaza Ngasem kemudian masuk dan temukan gang KP III. Setelah itu, belok kiri dan jalan kakilah sekitar 200 meter hingga menemukan Pulo Kenongo. Adapun rute kedua akan membawa penjelajahan wisatawan bermula di gerbang utama. Dari Pasar Ngasem, kamu bisa naik becak ke arah Alun-alun Selatan. Jaraknya sekitar 0,5 km hingga tiba di Jalan Tamansari.

Buat kamu yang tidak sabar untuk segera menelusuri jejak peninggalan sejarah yang eksotis dan menyimpan berbagai spot instagramable, pastikan untuk merancang perjalanan liburan sebaik mungkin, ya. Mulailah dengan memesan tiket pesawat murah via Tripcetera. Selain itu, temukan pula beragam paket wisata menarik lewat Tripcetera. Pasti akan bikin liburan jadi selalu pantas untuk dikenang. Selamat bersenang-senang!

Tertarik untuk berwisata ke tamansari jogja? kamu bisa mendapatkan paket wisata “Tour History of Jogja” dengan fasilitas berupa transportasi, tour guides, driver dan makan siang di restoran. dapatkan voucher paket wisata tour history of jogja disini

Jogja Bay Pirates Adventure, Waterpark Terbesar di Indonesia

Jogja Bay

Bermain-main air di waterpark memang selalu menyenangkan. Termasuk saat kamu berlibur ke Jogja, jangan sampai melewatkan Jogja Bay Waterpark. Waterpark ini menjadikan Jogja semakin istimewa karena merupakan waterpark terbesar dan tercanggih di Indonesia. Nuansa tropis benar-benar terasa saat berada di sini karena dilengkapi dengan kolam berombak seperti di lautan. Teknologi khusus merancang ombak buatan tersebut tampak sangat nyata.

Tempat rekreasi keluarga ini wajib masuk dalam list jalan-jalanmu di Jogja, ya. Kenapa? Berikut ini adalah 10 alasan yang bisa kamu pertimbangkan untuk mengisi liburanmu di Jogja Bay Waterpark.

Jogja Bay Pirates Adventure Waterpark

Wahana Jogja Bay Pirates Adventure Waterpark

Waterpark dengan beragam wahana tentunya akan menambah rasa penasaran wisatawan. Apalagi, wahana yang ditawarkan pun antimainstream sehingga sulit ditemukan di waterpark lainnya. Jogja Bay Waterpark ini memiliki 19 wahana yang dapat kamu jajal untuk berenang atau sekadar bermain air.

Sangat banyak, kan? Konsep wahana-wahana tersebut pun disesuaikan dengan tema utama yang diusung Jogja Bay berupa bajak laut. Kalau datang ke sini, sebaiknya kamu coba dulu wahana-wahana favoritnya, ya. Di antaranya, Memo Racer dengan delapan lintasan seluncur dan Timo-timo Rider dengan seluncur 3 putarannya. Ada pula Volcano Coaster yang akan membuat kamu seperti naik roller coaster dalam bentuk seluncur. Dijamin pasti bikin ketagihan untuk mencoba semua wahana yang ada, deh.

Wahana Anak

Buat keluarga yang memiliki anak kecil, jangan khawatir karena Jogja Bay Waterpark merupakan tempat wisata yang ramah anak. Jadi, anak-anak tetap bisa menikmati liburannya dengan beragam wahana khusus usia di bawah umur.

Terdapat tiga pilihan wahana anak, seperti Ziggy Giant Barrel dengan perosotan pendek dan terdapat guyuran air dari barel besar di atas wahana. Selain itu, Mimi Family juga merupakan wahana dengan air yang tenang sehingga cocok untuk bermain bersama anak kecil. Terakhir adalah wahana Hip Playground yang memiliki sejumlah permainan dan bisa dimainkan bersama anak-anak. Pastinya si kecil akan sangat senang bermain di waterpark ini, ya.

Wahana Edukasi

Selain seru-seruan bermain air, pengunjung Jogja Bay Waterpark juga menyediakan wahana edukasi. Wahana itu adalah kolam ombak dengan permainan How to Survive in Tsunami and Earthquake.

Wahana edukasi ini akan membuat kamu merasakan pengalaman tertelan oleh ombak raksasa. Ombaknya sangat deras, tapi tetap aman dan tidak mengancam keselamatan, kok. Kamu bahkan bisa belajar untuk menyelamatkan diri dalam suasana bencana. Selain tiu, pengelola waterpark juga kerap memfasilitasi sekolah dengan kegiatan edukasi, seperti simulasi banjir. Menarik, kan?

Pertunjukan Musik dan Teater

Tak hanya bermain air, pengunjung Jogja Bay dapat dimanjakan dengan pertunjukan karnaval dan musikal. Pertunjukan seru tersebut biasanya dimulai setiap pukul 16.00 pada Sabtu dan Minggu di Harbour Teater. Drama musikal bertemakan The Guardian Past In The Future ini menampilkan karakter-karakter unik. Kalau mau berfoto dengan karakter-karakter karnaval, boleh juga, kok.

Mini Poolbar

Fasilitas mini poolbar di Kula Plyapool, Jogja Bay Waterpark menjadi pelepas lelah yang menyenangkan. Kamu bisa bersantai sejenak setelah berenang dan bermain-main air dengan memesan minuma. Terdapat jus segar yang bisa kamu nikmati di mini poolbar yang nyaman ini. Tidak perlu kecewa, rasa jusnya tetap sepadan dengan harga yang harus kamu bayar, ya. Setelah merasa cukup beristirahat di spot ini, kamu pun bisa melanjutkan aktivitasmu di berbagai wahana lainnya, deh.

Wisata Kuliner di Jogja Bay

Lapar setelah seru-seruan di Jogja Bay Waterpark? Tapi tidak bawa bekal dari rumah? Jangan khawatir karena tempat wisata ini menyediakan tempat makan dengan berbagai sajian makanan. Ingin masakan khas Jogja dan nusantara lainnya, kamu bisa ke Dapur Lawana. Mau makan western food, datang saja ke Gili-gili BBQ. Kalau suka hidangan fast food, Jogja Bay Fried Chicken adalah tempa terbaik. Tinggal pilih sesuai selera dan nikmati makanan favoritmu di pinggir wahana air, ya.

Gazebo untuk Bersantai

Puas menjelajahi 19 wahana di waterpark terbesar se-Indonesia ini? Pastinya bakal lelah, kan? nah, pengunjung pun siap untuk dimanjakan dengan bersantai di gazebo beratap jeraminya. Tidak perlu takut kehabisan gazebo, soalnya terdapat 36 gazebo yang dapat dijadikan tempat beristirahat bersama keluarga ataupun teman terdekat. Anyway, gazebo instagrammable ini jangan sampai lolos jadi background berfoto, ya.

Wahana Pribadi dengan Fasilitas VVIP

Kalau kamu kurang suka dengan suasana ramai, berisik, dan penuh hiruk-pikuk di waterpark pada umumnya, Jogja Bay menyediakan fasilitas VVIP untukmu. Kamu cukup membayar lebih untuk fasilitas privat dengan wahana kolam renang pribadi.

Fasilitas ini senilai Rp1.000.000 pada hari Senin hingga Jumat dan Rp2.000.000 pada akhir pekan. Dengan begitu, kamu bisa menikmati kebebasan bermain air bersama teman-teman atau keluarga tanpa menghiraukan gangguan dari orang lain, deh. Oh ya, jangan lupa untuk reservasi agar tidak kehabisan tempat.

Peta Wahana Jogja Bay

Peta Wahana Jogja Bay

Harga Tiket Masuk Jogja Bay Waterpark

Untuk weekdays, harga tiket masuk Jogja Bay Waterpark adalah Rp90.000 bagi orang dewasa dan Rp60.000 bagi anak-anak. Sedangkan untuk weekend, harga tiket masuknya senilai Rp100.000 bagi orang dewasa dan Rp75.000 bagi anak-anak.

Tentunya harga tersebut sangat terjangkau dengan penawaran beragam wahana keren yang dapat kamu jelajahi dengan seru. Selain itu, kamu juga bisa memanfaatkan berbagai macam promo menarik dari situs Jogja Bay. Stay tune, ya, karena setiap bulannya, pengelola memberikan promo yang tidak boleh kamu lewatkan.

Lokasi Jogja Bay Waterpark

Lokasi destinasi rekreasi ini terletak tak jauh dari Stadion Maguwoharjo, Sleman. Sehingga tak hanya dekat dengan pusat kota Jogja, Jogja Bay Waterpark juga dapat dijangkau dari Magelang, Purworejo, Solo dan Klaten.

Kalau datang dari luar kota dan mendarat di Bandara Internasional Yogyakarta, kamu bisa langsung menuju Jembatan Layang Janti. Setelah itu, kamu tinggal belok kanan dan langsung menemukan Jogja Bay Waterpark di sebelah utara Stadion Maguwoharjo. Tapi kalau datang dari arah barat, kamu bisa mengambil jalur dari Ring Road Utara yang nantinya mengarah ke Maguwoharjo.

Jelas, kan, kenapa Jogja Bay Waterpark layak berada dalam rute liburan selama berwisata di Jogja?

booking hotel di Jogja atau penginapan juga dengan situs Tripcetera supaya bisa menemukan tempat menginap paling recommended di Yogyakarta.